Jumat, 06 April 2012

Ikatan Darah (1)

Apa sebenarnya yang akan terpikir ketika disebut ikatan darah?? Pasti kita akan menuju kepada orangtua kandung dan saudara kandung. Kalau dalam istilah Islamnya adalah pertalian nasab. Namun Islam lebih mengutamakan ikatan aqidah dibandingkan ikatan yang lainnya. hal ini tidaklah lantas pula membuat kita menafikkan orangtua dan saudara kandung kita. Tetap dakwah itu dimulai dari diri sendiri dan baru kemudian keluarga, barulah setelah itu masyarakat sekitar kita. Sebenarnya saya ingin menulis tentang hubungan dari orang-orang yang yang mempunyai pertalian darah sedikit ulasan tentang ikatan nasab dan aqidah yang hanya beberapa kata ini hanya untuk menegaskan apa yang ada dalam tuntunan kita yang syamil mutakmil-Islam. Dalam perjalanannya sebuah keluarga akan menaglami perkembangan dari secara fisik para pelakunya hingga permaslahan yang mewarnai tiap perjalanannya. Perjalanan itu dimulai dari sepasang suami istri sampai hingga anak-anak yang dilahirkan. Pendidikan orang tua untuk tiap anak pun akhirnya akan mempengaruhi cara pandang dan sikap anak dalam perkembangannya, meskipun faktor lingkungan pun turut membentuknya. Akan tetapi basic atau dasar itu dimulai dari keluarga.
Adakalanya pertengkaran itu sering terjadi dalam sebuah keluarga karena perbedaan-perbedaan pendapat. Seperti yang ditulis diatas walau orang tua menentukan, lingkungan pun ikut berperan besar dalam pembentukan watak seseorang. Jadi, adalah hal yang wajar jika perbedaan-perbedaan itu muncul. Yang menjadi titk tekan adalah kedewasaan dalam menyikapi tiap perbedaan yang ada.  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar